AISYIYAH SUMORAME CANDI SIDOARJO KEMBANGKAN RUMPUT LAUT MENJADI PRODUK BERNILAI TINGGI

Authors

  • Lukman Hudi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Andriani Eko Prihatiningrum, Poppy Diana Sari, Rahmah Utami Budiandari, Achmad Baihaqi

Keywords:

rumput_laut, Gracilaria _verrucosa, crispy, pemberdayaan_ekonomi

Abstract

Pengembangan produk crispy rumput laut Gracilaria verrucosa pada Aisyiyah Ranting Sumorame, 

Candi, Sidoarjo merupakan upaya strategis dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis 

potensi lokal. Program ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi anggota Aisyiyah melalui pengolahan 

rumput laut menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing pasar. Selama ini, rumput laut umumnya 

dijual dalam bentuk mentah dengan harga rendah, sehingga pengolahan menjadi crispy dapat meningkatkan nilai 

ekonomi sekaligus membuka peluang usaha rumah tangga. Gracilaria verrucosa termasuk alga merah 

(Rhodophyta) yang kaya senyawa bioaktif, serat pangan, vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi 

kesehatan. Produk crispy rumput laut memiliki potensi pasar yang luas karena termasuk camilan sehat rendah 

kalori dan tinggi serat yang sesuai dengan tren konsumsi masyarakat modern. Selain itu, penggunaan rumput laut 

dalam produk pangan terbukti meningkatkan kualitas sensorik, kandungan fenolik, aktivitas antioksidan, serta 

menekan pertumbuhan mikroba. Pengembangan produk berbasis rumput laut tidak hanya mendukung peningkatan 

pendapatan keluarga, tetapi juga mendorong tumbuhnya wirausaha baru berbasis agroindustri rumah tangga.

References

de Almeida, C. L. F. et al. (2011) ‘Bioactivities from marine algae of the genus Gracilaria’,

International Journal of Molecular Sciences, 12(7), pp. 4550–4573. doi:

3390/ijms12074550.

Bajad, R. B. et al. (2024) ‘Analysis of physicochemical, functional, and antioxidant properties

of four different Indian seaweed species’, Future Foods, 10(March), p. 100435. doi:

1016/j.fufo.2024.100435.

Budiandari, R. U. et al. (2024) ‘Janayu’, 5(2), pp. 125–134. doi: 10.22219/janayu.v5i2.28675.

Fahruddin, A. et al. (2024) ‘Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Dusun Tlocor Dengan

Implementasi Mesin Pengaduk Adonan Untuk Pembuatan Dodol Rumput Laut’, Jurnal

Terapan Abdimas, 9(1), p. 126. doi: 10.25273/jta.v9i1.17961.

Hudi, L. et al. (2023) ‘Gracilaria verrucose Flour as a Nutraceutical Source: A Study of Various

Treatments on the Stability of Nutritional Content and Antioxidants’, AIP Conference

Proceedings, 2583. doi: 10.1063/5.0116534.

Hudi, L., Alfiyanti, T. Y. and Utami, R. (2023) ‘Sifat Fisik dan Organoleptik Tepung Rumput

Laut Gracilaria verrucosa Dari Berbagai Penanganan’, Teknologi Pangan : Media

Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 14(2), pp. 204–210. doi:

35891/tp.v14i2.3664.

Kwon, O. M. et al. (2016) ‘Production of sugars from macro-algae Gracilaria verrucosa using

combined process of citric acid-catalyzed pretreatment and enzymatic hydrolysis’, Algal

Research, 13, pp. 293–297. doi: 10.1016/j.algal.2015.12.011.

Raiyan, A. et al. (2024) ‘“Physicochemical characterization and microbial quality evaluation

of Gracilaria tenuistipitata added crackers’’’, Applied Food Research, 4(2), p. 100623.

doi: 10.1016/j.afres.2024.100623.

Sharif, M. K., Zahid, A. and Shah, F. ul H. (2018) Role of Food Product Development in

Increased Food Consumption and Value Addition, Food Processing for Increased

Quality and Consumption. Elsevier Inc. doi: 10.1016/B978-0-12-811447-6.00015-1.

Thygesen, A. et al. (2020) ‘Microstructural and carbohydrate compositional changes induced

by enzymatic saccharification of green seaweed from West Africa’, Algal Research,

(September 2019). doi: 10.1016/j.algal.2020.101894.

WEHR, J. D. (2007) ‘Algae: Anatomy, Biochemistry, and Biotechnology by Barsanti, L. &

Gualtieri, P.’, Journal of Phycology, 43(2), pp. 412–414. doi: 10.1111/j.1529-

2007.00335.x.

Published

2026-05-07

Issue

Section

Articles